dan kenapa datang terus tapi tidak pernah mencoba mengetuk? supaya saya tau.
kalo memang tidak mau masuk, kenapa harus lewat-lewat terus? kenapa harus meneror saya terus?
banyak yang bisa kau datangi, kalo mau nanti saya kasih alamat yang paling baik pemiliknya.
tapi sebelum itu, bisa tidak hapus semua jejak kakimu di depan pintuku?
di depan pintu yang dimana kau berdiri sepanjang hari, bahkan ketika saya tidak ada.
jejak yang bahkan terlihat jelas hanya karena bayangmu.
aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaagilaaaaa!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar