kemarin kan bimbingannya itu di ruang guru, terus kata salah seorang guru disitu "tidak mau hidup 100tahun". em saya terpikir sih dari itu, semua orang pasti mau hidup lama. yah bukan semua sih tapi kebanyakan. jujur, saya tidak mau hidup terlalu lama. tapi sayang, bekalku ke akhirat masih belum memuaskan jadi belum mau meninggalkan dunia. saya juga belum mau meninggalkan ayah dan ibu, sebelum saya bisa membahagiakan mereka, membanggakan mereka. di lihat dari segi saya, sebenarnya saya tidak mau sekolah, lebih baik di rumah saja. tapi di pandang lebih jauh, saya mau membahagiakan malaikat-malaikat yang senantiasa ada untuk saya. lagipula, apa gunanya hidup 100 tahun kalo misalnya penglihatan sudah mulai buram, pendengaran sudah mulai tidak jelas, badan juga sudah susah bergerak. iya kan? itu hanya akan menyusahkan orang banyak. tapi itu untung-untung kalo ada yang mau urus, nah kalo di biarkan begitu saja, lemah tak berdaya? mending tidak usah kan hehe.
saya mau jadi orang yang berguna sih, cuma bagaimana bisa?
terus terus saya juga sempat terpikir, bagaimana kalo nanti di masa depan semua mimpi dan cita-cita yang saya inginkan itu tidak tercapai? bagaimana kalo Tuhan mau saya jadi orang yang tidak sesuai dengan impian yang saya dambakan itu? itu baik sih, cuma mungkin akan sedikit mengecewakan.
tapi overall, berusahalah dulu qalb, jangan pikir yang terlalu jauh.
katanya, in the end everything will be okay. if it is not okay, then it is not the end~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar