perasaan itu kembali menghantuiku.
kecemasan perlahan menerkam di dalam bayanganku.
mendengarkan, disaat betul-betul tidak ingin mendengarnya.
menghakimi untuk suatu hal yang bahkan tidak jelas adanya.
tetapi, di balik kata tidak jelas, ada kejelasan yang entah apa.
kejelasan yang entah bagaimana.
kilauan cahaya berjatuhan dari sang hitam putih.
menjelaskan luapan campur aduk yang terpendam lama.
melalui doa-doaku,
aku mengadu kepadaNya
aku mengeluh di hadapanNya
aku berserah padaNya.
dan sepertinya aku tau ini yang terbaik.
abcde
terkadang, tulisanlah kenangan terindah.
Kamis, 28 Februari 2013
Minggu, 24 Februari 2013
Kuwais al Qarni
dia hadir di antara manusia yang buta akan dunia.
dia terlahir sebagai seorang anak yatim.
dia menjadi seorang muslim, bahkan sebelum sempat bertemu Rasulullah.
dia menjadi seorang muslim hanya lewat kabar yang tersebar di daerahnya.
dia mengasihi wanita yang telah melahirkannya.
dia menyayangi wanita itu dengan sepenuh hatinya.
dia di kucilkan oleh masyarakat sekitar.
dia di tuduh yang tidak-tidak.
dia di fitnah.
tetapi, dia tetap bersabar dan mendoakan orang-orang itu.
suatu hari dia ingin pergi.
suatu hari dia pergi.
suatu hari dia meninggalkan ibunya untuk bertemu Rasulullah.
suatu hari ibunya sendiri menunggunya di rumah.
suatu hari dia tidak menemukan Rasulullah di rumahnya.
suatu hari itu Rasulullah sedang di medan perang.
dan suatu hari, dia khawatir kepada ibunya sehingga dia pulang kerumahnya tanpa bertemu Rasulullah.
dan saat itu hingga Rasulullah wafat, Ia belum sempat bertemu dengannya.
dan saat itu pula Ia kehilangan satu-satunya keluarga yang Ia miliki.
dan saat itu ia kehilangan ibunya, yang telah wafat duluan meninggalkannya.
mungkin bagi orang-orang yang mengucilkannya, ia buruk.
mungkin orang-orang tersebut hanya iri padanya.
mungkin dia tidaklah kaya raya.
mungkin dia tidaklah bertahta.
mungkin dia hanyalah sendiri.
dan mungkin dia tidaklah terkenal di bumi. tidak terkenal di antara para manusia.
tetapi, dia sangat terkenal di langit. terkenal di antara para ciptaan Allah yang mulia.
dia terkenal karena kemuliaannya.
dia terkenal karena kesabarannya.
dia terkenal karena dia membuat dirinya mulia dengan ibadahnya.
dialah Kuwais al Qarni
(orang ini adalah salah satu inspirator saya. saat mendengar ceritanya saya menitikkan airmata)
dia terlahir sebagai seorang anak yatim.
dia menjadi seorang muslim, bahkan sebelum sempat bertemu Rasulullah.
dia menjadi seorang muslim hanya lewat kabar yang tersebar di daerahnya.
dia mengasihi wanita yang telah melahirkannya.
dia menyayangi wanita itu dengan sepenuh hatinya.
dia di kucilkan oleh masyarakat sekitar.
dia di tuduh yang tidak-tidak.
dia di fitnah.
tetapi, dia tetap bersabar dan mendoakan orang-orang itu.
suatu hari dia ingin pergi.
suatu hari dia pergi.
suatu hari dia meninggalkan ibunya untuk bertemu Rasulullah.
suatu hari ibunya sendiri menunggunya di rumah.
suatu hari dia tidak menemukan Rasulullah di rumahnya.
suatu hari itu Rasulullah sedang di medan perang.
dan suatu hari, dia khawatir kepada ibunya sehingga dia pulang kerumahnya tanpa bertemu Rasulullah.
dan saat itu hingga Rasulullah wafat, Ia belum sempat bertemu dengannya.
dan saat itu pula Ia kehilangan satu-satunya keluarga yang Ia miliki.
dan saat itu ia kehilangan ibunya, yang telah wafat duluan meninggalkannya.
mungkin bagi orang-orang yang mengucilkannya, ia buruk.
mungkin orang-orang tersebut hanya iri padanya.
mungkin dia tidaklah kaya raya.
mungkin dia tidaklah bertahta.
mungkin dia hanyalah sendiri.
dan mungkin dia tidaklah terkenal di bumi. tidak terkenal di antara para manusia.
tetapi, dia sangat terkenal di langit. terkenal di antara para ciptaan Allah yang mulia.
dia terkenal karena kemuliaannya.
dia terkenal karena kesabarannya.
dia terkenal karena dia membuat dirinya mulia dengan ibadahnya.
dialah Kuwais al Qarni
(orang ini adalah salah satu inspirator saya. saat mendengar ceritanya saya menitikkan airmata)
Jumat, 15 Februari 2013
berbahagialah.
pertama, ketika melihat orang yang cantik pasti selalu membayangkan untuk jadi mereka.
ketika melihat orang yang bisa beli segala macam, pasti berharap bisa jadi mereka.
ketika melihat orang yang punya banyak talent, pasti lagi-lagi mau jadi seperti itu.
terkadang memang iri lihat orang-orang yang seperti itu, selalu saja berharap untuk jadi orang-orang yang menurut saya beruntung itu.
tetapi, suatu hari saya menemukan orang yang cantik itu duduk terdiam sendiri ketika teman-temannya yang lain tertawa ria.
suatu hari saya menemukan orang yang kaya raya itu menangis di setiap tidurnya.
dan suatu hari saya menemukan orang yang berbakat itu bekerja pada saat orang lain terlelap.
ketika teman-teman saya tertawa ria, saya ada tertawa bersama mereka.
ketika beberapa orang menangis di tiap tidurnya, saya tersenyum mengingat kejadian setiap hari.
dan ketika beberapa orang bekerja pada saat keheningan malam, saya terlelap dalam mimpi indah.
saat saya menangis, saya punya Allah SWT untuk mengadu.
saat saya sedih, saya punya mereka untuk mendengarkan keluhan saya.
saat saya sendiri, ada mereka yang datang untuk saya.
bangun tidur, ketika menatap cermin saya tau apa yang saya inginkan.
yang saya tau, saya tidak menginginkan apapun.
yang saya tau, saya menikmati hari-hari saya.
yang saya tau, saya mensyukuri hidup saya.
ketika melihat orang yang bisa beli segala macam, pasti berharap bisa jadi mereka.
ketika melihat orang yang punya banyak talent, pasti lagi-lagi mau jadi seperti itu.
terkadang memang iri lihat orang-orang yang seperti itu, selalu saja berharap untuk jadi orang-orang yang menurut saya beruntung itu.
tetapi, suatu hari saya menemukan orang yang cantik itu duduk terdiam sendiri ketika teman-temannya yang lain tertawa ria.
suatu hari saya menemukan orang yang kaya raya itu menangis di setiap tidurnya.
dan suatu hari saya menemukan orang yang berbakat itu bekerja pada saat orang lain terlelap.
ketika teman-teman saya tertawa ria, saya ada tertawa bersama mereka.
ketika beberapa orang menangis di tiap tidurnya, saya tersenyum mengingat kejadian setiap hari.
dan ketika beberapa orang bekerja pada saat keheningan malam, saya terlelap dalam mimpi indah.
saat saya menangis, saya punya Allah SWT untuk mengadu.
saat saya sedih, saya punya mereka untuk mendengarkan keluhan saya.
saat saya sendiri, ada mereka yang datang untuk saya.
bangun tidur, ketika menatap cermin saya tau apa yang saya inginkan.
yang saya tau, saya tidak menginginkan apapun.
yang saya tau, saya menikmati hari-hari saya.
yang saya tau, saya mensyukuri hidup saya.
Kamis, 14 Februari 2013
for you to remember.
for us to see, Allah SWT itu adil.
di balik tiap tetes airmata hamba-Nya, ada kecerahan yang menanti.
di balik semua canda dan tawa, ada takdir yang memutuskan.
ketika banyak orang berbahagia karena kelahiran, lebih banyak lagi orang yang bersedih karena kematian.
dibalik kegagalan ada keberhasilan.
dibalik pertemuan ada perpisahan.
Allah SWT menghapus tiap titik airmata setiap manusia, selama manusia itu mengingat Allah SWT di tiap hembusan nafasnya.
Ia mengganti tiap tetesnya dengan mutiara.
yang dimana jika tiap tetes itu adalah kesedihan yang berbeda-beda maka Allah SWT mengubah tiap tetes itu menjadi kebahagiaan untuknya.
dan ketika seseorang mengatakan Allah SWT itu tidak adil, mungkin dia belum dekat mengenalNya.
mungkin dia belum mengucap syukur di setiap karunia yang dimilikinya.
atau mungkin Allah SWT menyesatkan hatinya.
di balik tiap tetes airmata hamba-Nya, ada kecerahan yang menanti.
di balik semua canda dan tawa, ada takdir yang memutuskan.
ketika banyak orang berbahagia karena kelahiran, lebih banyak lagi orang yang bersedih karena kematian.
dibalik kegagalan ada keberhasilan.
dibalik pertemuan ada perpisahan.
Allah SWT menghapus tiap titik airmata setiap manusia, selama manusia itu mengingat Allah SWT di tiap hembusan nafasnya.
Ia mengganti tiap tetesnya dengan mutiara.
yang dimana jika tiap tetes itu adalah kesedihan yang berbeda-beda maka Allah SWT mengubah tiap tetes itu menjadi kebahagiaan untuknya.
dan ketika seseorang mengatakan Allah SWT itu tidak adil, mungkin dia belum dekat mengenalNya.
mungkin dia belum mengucap syukur di setiap karunia yang dimilikinya.
atau mungkin Allah SWT menyesatkan hatinya.
Selasa, 05 Februari 2013
bersyukur.
ceritanya mau tulis puisi seperti yang biasanya cuma rasanya tidak sreg dan tidak complete. tadi kan habis buka video di youtube atas saran dari seseorang ini, entah bagaimana tapi itu sedikit menyadarkan sih em di balik semua ini ada Allah yang mengatur, Dia punya rencana sendiri untuk kita. dan dibalik semua perasaan yang ada ini seharusnya apapun dan siapapun yang kita sukai itu kita suka semata-mata karena Allah.
em semua sudah di takdirkan sih, saya punya ayah dan ibu yang menurut saya adalah orangtua yang paling pengertian dari orangtua lainnya, walaupun somehow ibu sering marah-marah tapi di balik marah itu ada perhatian dan kasih sayangnya. saya punya dua adik yang menyebalkan tapi kalo tidak ada mereka rasanya sepi. saya juga punya teman-teman yang berbeda-beda tetapi saling melengkapi, punya nenek kakek tente om dan sepupu-sepupu yang sangat saya sayangi dan menyayangi saya dan terakhir saya punya orang yang saya sukai walaupun mungkin dia tidak pernah sadar hahaha tapi dia orang yang saya kagumi yang terkadang menerapkan sisi baiknya di hidup saya haha.
dan kalau suatu hari saya kehilangan mereka pasti saya akan sangat sedih tetapi itu rencana indah Allah untuk saya, ada pelajaran yang harus saya ambil di dalamnya. walaupun mereka hilang, tetapi mereka masih akan selalu ada di hati saya, mereka adalah bagian dari memori saya, bagian hidup saya. em mungkin lebih spesifik ini, tidak bisa di hindari yah kalo sometimes saya iri, cemburu sih tapi setelah itu saya mencoba menenangkan diri, mungkin memang sudah begitu seharusnya hahaha masih remaja yah jadi wajar, perasaan juga masih remaja. suatu hari mungkin bukan dia yang akan saya sukai lagi, mungkin oranglain yang di takdirkan di garis tangan saya.
okeh okeh kayaknya saya suka sekali berbicara tentang ini yah dan terlalu sering mengulang-ulang banyak kata dan pendapat hehe tapi biarlah toh ini blogku juga, jadi tidak akan ada yang protes, orang-orang juga jarang berkunjung kesini hihi~
untuk saat ini insyAllah aku menyayangi mereka semua karena Allah ;)
Minggu, 03 Februari 2013
sundaynight~
ketika orang-orang disekitarku mulai membicarakan tentangmu, aku diam membisu.
aku terdiam bukan karena aku tidak ingin mendengarkannya,
hanya saja, di balik diamku ada rasa takut yang menghalangi penasaranku.
ada rasa cemas yang menghantuiku.
aku mencoba memperdulikan hal yang tidak penting disekitarku.
tetapi, telingaku mendengar jelas.
rasa penasaranku memecah dinding ketakutanku.
dan diam-diam aku mengenalmu dari cerita-cerita mereka.
mungkin aku tidak pernah berbicara lama padamu.
aku juga tidak sedekat teman-teman yang lain terhadapmu.
dan mungkin juga kita bagaikan minyak dan air.
kita berada dalam gelas yang sama, tetapi kita memiliki dunia yang berbeda.
tetapi, sejauh yang mereka tau tentangmu, akupun mengetahuinya. mungkin.
aku terdiam bukan karena aku tidak ingin mendengarkannya,
hanya saja, di balik diamku ada rasa takut yang menghalangi penasaranku.
ada rasa cemas yang menghantuiku.
aku mencoba memperdulikan hal yang tidak penting disekitarku.
tetapi, telingaku mendengar jelas.
rasa penasaranku memecah dinding ketakutanku.
dan diam-diam aku mengenalmu dari cerita-cerita mereka.
mungkin aku tidak pernah berbicara lama padamu.
aku juga tidak sedekat teman-teman yang lain terhadapmu.
dan mungkin juga kita bagaikan minyak dan air.
kita berada dalam gelas yang sama, tetapi kita memiliki dunia yang berbeda.
tetapi, sejauh yang mereka tau tentangmu, akupun mengetahuinya. mungkin.
Jumat, 01 Februari 2013
----
setiap hari aku memperhatikanmu
yaa, memperhatikanmu dalam ingatanku.
aku mendoakanmu
mendoakanmu di balik sujudku.
dari hari kita berpisah, aku belum betul-betul bisa melupakanmu.
sekilaas, bagaimanapun aku mencoba, kau mengambil tempat di pikiranku.
cukup sekali aku mempertanyakan mengapa kau masih berada disana
karena aku tau, Tuhan ingin kau tetap berada disana
berada di ingatan seorang gadis remaja yang menyukaimu.
aku tidak memaksakan untuk melupakanmu,
karena aku percaya jika memang kau bukan pemilik tulang rusukku
suatu hari nanti aku akan melupakanmu.
biarlah begini adanya.
dan apakah kau masih mengingatku?
apakah masih ada aku di ingatanmu?
masih adakah kisah kecil kita disana?
andai kau tau, aku masih mengingatmu, kau dan kisah itu masih ada di ingatanku.
sekian banyak orang ku temui, dan aku belum menemukan yang berbeda,
sepertimu, seperti dirimu.
terinspirasi dari someone over the rainbow~
ini untukmu dear, ah tepatnya untuknya. mungkin.
Langganan:
Komentar (Atom)