abcde

terkadang, tulisanlah kenangan terindah.

Sabtu, 01 September 2012

palu dan disasternya

tes tes hem tadi kan habis ada discussion yang presenternya itu orang-orang dari new zealand, mereka bicara tentang disaster. bicara soal korban yang terkena disaster. kadang ngeri sih liat bencana-bencana yang ada sekarang ini, apalagi di kota tercinta *engingeng* palu. kata ketua badan penanggulangan bencana tadi itu, di palu especially, setiap harinya ada sekitar 20 gempa kecil yang terjadi, yang kadang tidak terasa. namun terkadang gempa itu akan terasa cukup keras. nah katanya lagi kita harus bersyukur karena gempanya itu di cicil-cicil keluar sehingga tidak satu kali keras karena kuatnya tekanan dari dalam bumi ini sendiri. (Alhamdulillah)

bicara soal palu, palu ini sebenarnya lembah. yang dimana maksudnya adalah ketinggiannya itu tidak seberapa dan sangat mudah ter kena berbagai disaster. dan sebenarnya ada sebuah danau di daerah poso (bukan danau poso yah) yang tempatnya lebih tinggi dari palu. pasti sudah bisa membayangkan kan apa yang akan terjadi kalo suatu saat ada earthquake dan menggoyangkan daerah sana, airnya pasti akan menenggelamkan seluruh palu (wow). oh iya info tentang palu yah, katanya ada batu di daerah danau lindu sana berbentuk kayak telur dan kalo misalnya batunya bergoyang katanya airnya itu akan menenngelamkan palu. serasa kayak mitos yah? tapi kalo coba kita build our critical thinking, itu sebenarnya memiliki penjelasan yang logis kalo menurut pemikiran saya hehe. eh tunggu dulu, kata teman saya kalo di ibaratkan ketinggian antara palu dengan daerah danau lindu sana itu kayak jari telunjuk dengan jadi tengah. jari telunjuk itu palu dan jari tengah itu danau lindu. bisa kan bayangkan kalo disaster itu terjadi?

nah bicara soal pemikiran tentang batu itu nyok? kalo saya sendiri sih sebenarnya bisa di bayangkan yah, batunya kan agak tinggi tempatnya tuh, terus kalo misalnya batunya bergoyang pasti itu di karenakan adanya tekanan kan yah? tidak mungkin bergerak sendiri. kalo batu itu saya bisa bergerak karena tekanan yang cukup keras (oh ya batunya rada besar loh) pasti air juga akan bergerak kan, dan ketika air itu bergerak dia akan bergerak ke daerah yang lebih rendah yaitu tepatnya di palu *jengjeng* tapi sejujurnya saya juga masih belum tau yah batunya itu kayak bagaimana, tadi sempet googling sih cuma masi kagak dapat, bingung batunya yang mana soalnya banyak batu dah tuh hehe.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar