abcde

terkadang, tulisanlah kenangan terindah.

Sabtu, 29 Desember 2012

;)

"di balik cahaya bulan malam ini, aku menyampaikan sebuah doa kepada tuhan. tau tidak cahaya bulan menerangi tangisan malamku, mewakili perasaanku. mungkin hatiku terlalu menyukaimu dan membuatku terlalu terlarut di dalamnya, aku tenggelam di perasaanku sendiri. seolah membuatku melupakan bagaimana cara untuk kembali seperti sebelumnya, kembali menjadi aku. hahahaha tragis yah, baru dengar begitu saja aku sudah bisa memprediksinya, aku bisa memprediksikan kalau suatu hari nanti kau akan menyukainya kembali. mungkin bukan 'kembali', tetapi kau akan semakin menyukainya bahkan lebih dari sebelumnya. wajar sih jika memang seperti itu, karena aku tau baik tentangnya dan aku tau dia pantas untukmu. seperti makna dari sebuah soundtrack drama, cinta memang seperti ini, dia datang dan pergi. cepat atau lambat aku akan melupakanmu dan seseorang yang lain akan datang untukku. aku cukup tegar untuk tidak terlarut dalam tangisku. bahagia yah, iloveyou"

Senin, 24 Desember 2012

bzzz

"menjelajahi hidup, menjelajahi pemikiran. detektif, genre yang cukup membuatku tergila-gila menontonnya, bukan karena aku menyukai orang-orang yang memiliki trik  terhebat dalam menipu manusia, tetapi karena aku terkagum-kagum akan sang detektif yang memecahkannya. namun di balik semua itu, sungguh pertanyaan yang ada di benakku, apakah pembunuhan tersebut ialah jalan terbaik untuk menyelesaikan suatu permasalahan? apakah menurut mereka, semuanya akan terbayar dengan menghilangkan nyawa seseorang? sungguh mengenaskan pemikiran orang-orang yang berfikir seperti itu. di umurku yang 16 tahun ini, banyak hal yang membuatku mempertimbangkan perlakuan yang akan aku lakukan ke orang sekitarku. aku membayangkan banyak hal, aku membayangkan berada di posisi mereka, aku memposisikan semuanya sebagai diriku, apa yang akan aku rasakan jika ada di posisi mereka. dan ini berjalan cukup baik, tertawa bersama mereka, menangis bersama mereka, adalah hal terindah yang aku miliki, aku tidak ingin kehilangan semua itu, kehilangan kenanganku hanya karena kata-kata yang terucap olehku, biarlah tuhan yang mengatur semuanya, kebahagiaan ialah milik semua orang."

Sabtu, 15 Desember 2012

...

"menata kembali pandanganku tentang hidup. mengeluh, menyerah, itulah hal-hal yang paling menguasai perjalananku. aku bertindak seolah-olah hanya akulah yang merasakannya, seolah-olah mereka tidak mengerti perasaan itu. hingga aku berjalan cukup jauh dari hidupku yang sebelumnya, aku menemukan banyak hal yang membuatku belajar akan arti hidup. sebenarnya, jika hidup hanyalah mengenai kebahagiaan, semua orang hanya akan merasakan bosan. mereka hanya akan menyia-nyiakan apa yang ada. aku mencoba menatap kebelakang, daan aku tau aku bukanlah satu-satunya orang yang merasakan itu"

Kamis, 13 Desember 2012

;)

"berada di sebuah kota yang tidak cukup kuat menghalangiku dari panasnya matahari membuatku mengerti akan hidup. pernah terpikir olehku, untuk apa aku di lahirkan di dunia ini, untuk apa tuhan membuatku merasakan semua penderitaan ini, dan untuk apa aku terbebani oleh semua pikiran ku ketika mereka di luar sana senantiasa tersenyum bahagia atas kebahagiaan yang diberikan kepada mereka. seiring berjalannya waktu, ibu dan ayah senantiasa menasehatiku, mengubah pola pikirku, memandang ke atas akan membutakan mata kita, dibalik indahnya awan, di balik cahaya bintang, ada sebuah kesunyian yang menghiasi mereka. dan cobalah lihat ke bawah, awan dan bintang boleh indah, tetapi tidak seindah kebersamaan antara butiran pasir di tanah yang kita injak di ramaikan oleh hembusan angin dan kicauan penghuninya. tetapi, aku mengerti, hidup itu indah tergantung pandangan orang terhadapnya. tuhan tidak menciptakanku untuk memperlihatkan indah dan hebatnya dia, tetapi dia membuatku untuk mencarinya. dan aku tau, dari awal Dia menciptakanku tidak untuk hidup sendiri, dia mengirimkan malaikat-malaikatnya untuk ada di sampingku, menemaniku. tetapi aku tau, sesungguhnya Dia-lah yang selalu ada dimanapun itu untukku, untuk kita semua"

kutipan ceritaku

Selasa, 11 Desember 2012

?

"senyumku, adakalanya tidak dari hatiku, tapi dari pemikiranku. adakalanya tidak mewakili bahagiaku, melainkan kerisauan hatiku. aku bagaikan hidup di antara jeruji besi yang membatasi gerakku. mencoba menghalangi tiap langkah kaki, menghalangi tiap degupan jantungku. di balik tawa orang lain, ada kegundahan yang kurasakan. aku tidak mengerti dengan apa yang aku pikirkan, tetapi hal tersebut mulai mengusikku. berharap seseorang menyapaku, mengembangkan kembali senyum di wajahku. tapi tidak, aku hanya tidak ingin menganggu mereka, aku tidak ingin memberatkan tawa mereka. biarlah aku bahagia melihat tawa mereka, dan biarlah hidup tersenyum melihat semuanya"

kutipan ceritaku

em postingan ini dan sebelumnya bukan berarti lagi galau, hanya mencoba mengembangkan pemikiran menjadi sebuah puisi dan sedang mencoba merangkainya menjadi sebuah karya yang mungkin bisa membanggakan. ASAP!

boh

"kisahku berawal dari hadirnya cinta pertamaku. kata orang, cinta pertama ialah orang yang akan selalu teringat, tapi sepertinya tidak bagiku. tubuhku memiliki satu organ yang penting dalam peranan ingatan untuk kenanganku, aku tidak ingin menyimpan banyak hal yang tidak penting menurutku di dalamnya. dan sampai sekarang, cinta pertamaku hanya melayang tak pasti, melayang sebelum menghilang. suatu hari nanti, ketika aku mengingat tentang perasaanku, aku ingin mengingatmu sebagai cinta pertamaku. suatu hari nanti, aku ingin memperkenalkanmu ke takdirku, bukan sebagai orang yang kusayangi, tetapi sebagai kenanganku, kenangan yang sengaja kusisihkan tempat untuknya agar dapat bertahan lama"

kutipan ceritaku

zz

hai, malam ini sehrusnya membaik karena besok tidak ada ulangan tapi nanti kamis. tapi sayang, tiba-tiba mood hilang karena baca sms, sms yang hebat sampai-sampai tidak bisa tersenyum walaupun seharusnya bisalah. sebenarnya bukan hilang mood karena apa sih, cuma kecewa sama diri sendiri saja, kenapaa ya tidak belajar baik fufufu kenapa kenapa kenapa. penyesalan memang datang belakangan sih, tapi karena itu kita di suruh belajar dari penyesalan, okehlah mari ambil hikmahnya -.-

Sabtu, 08 Desember 2012

em

halo, belum lama post, eh sudah post lagi hihi cuma karena tidak ada kerjaan dan malas tulis diary. cuma mau beri pendapat mengenai lebih suka teman dalam dunia nyata atau dunia maya. kalo sy, sejauh ini punya teman sebanyak ini, dunia maya dan dunia nyata, sy lebih suka dunia maya. memang, di dunia maya siapapun bisa memalsukan identity nya, terus kenapa? salah? kan tiap orang punya hak. dan kenapa prefer berteman di dunia maya, karena mungkin walaupun saya tidak jadi diri saya, tapi mereka ada haha dan lebih seru. mungkin karena memang saya orang yang tidak suka dengan berbicara mengenai rahasia via langsung, makanya suka dunia maya. apa bedanya? di dunia maya orang bisa jadi orang lain, tapi di dunia nyata juga orang bisa jadi orang lain, jadi apa salahnya kan haha. kalo di dunia nyata terkadang banyak hal yang ingin kita simpan untuk di ketahui oleh diri kita sendiri, tapi tiba2 orang2 datang melihat keanehan tersebut, hanya sekedar mempertanyakannya dan hilang. kalo di dunia maya, kita bisa merubah ekspresi hanya lewat untaian kata-kata, tidak perlu menyembunyikannya kan, karena walaupun kita ingin mereka tau, mereka tetap tidak bisa melihatnya. miris memang, tapi itu lebih baik ;)

Kamis, 06 Desember 2012

:D

"aku terkadang terbawa oleh suasana hatiku. beranggapan bahwa semua untukku, tetapi aku salah, aku membawamu ke alam mimpiku membuatmu di bawah kendaliku. aku sadar, kita hidup di dunia nyata, dimana aku memang tidak tau banyak tentangmu, aku hanyalah aku, yang menyukaimu karena dirimu. mungkin memang dia pantas untukmu, pantas untuk hidupmu walaupun entah apa yang akan terjadi di masa depan. terkadang, aku berpikiran untuk beralih, hanya saja aku tidak mengerti dengan diriku, dengan perasaanku, anganku terlalu indah untuk semua itu. tapi aku tau, tuhan ada untukku, dia sedang bekerja untuk hidupku, dan dia sedang membuatku mengerti akan suatu hal yang bahkan belum sempat untuk ku pahami"

kutipan ceritaku