ehem bicara soal kesempurnaan, memang tidak ada manusia yang sempurna kan? satu-satunya yang sempurna ialah our one and only god, ALLAH SWT. dan oh iyaa rata-rata orang dan bukan rata-rata lagi tapi sekitar 98% orang menilai orang lain itu dari fisiknya kalo mereka bertemu untuk pertama kalinya. saya yakin akan hal ini. dan jujur saya juga orang yang kayak begitu, awalnya dan pemikiran untuk membicarakan ini sih karena tadi habis nonton tv yang ada anak yang mengalami kelainan fisik.
banyak orang yang menjauhi orang-orang seperti itu, dan bagi mereka kebanyakan, orang-orang tersebut ialah orang-orang yang jelas kentara ketidak sempurnaannya. tuhan itu adil, fisik mereka memang tidak seperti yang lainnya yang membuat mereka serasa berbeda, tapi menurut saya, Allah menjadikan mereka seperti itu hanya orang-orang tertentu dan itu karena Allah yakin mereka adalah orang-orangnya yang akan selalu ingat kepada-Nya walaupun itu dengan keadaan yang berbeda. secara tidak langsung Allah mau mereka jadi seseorang yang mulia. beda dengan kita, kita di lahirkan dengan keadaan yang baik dan organ tubuh yang lengkap, artinya Allah itu sayang sama oran-orang ini, bukan berarti tidak sayang sama hambanya yang lain yah cuma saja lebih ke mereka. karena orang-orang yang dapat banyak cobaan adalah orang yang baik kan? dan mereka-mereka ini sebelum terlihat kebaikannya saja sudah mulai dapat cobaan artinya mereka mulia. cuma ini tergantung ke orang-orang ini lagi. bagaimana mereka me lalui cobaan-cobaan tersebut, kalo dengan tidak ke bersyukuran berarti mereka sama sekali tidak mulia padahal kan sudah di perlihatkan jalannya.
tapi sejujurnya, mereka yang memiliki organ tubuh yang lengkap dan bisa hidup bahagia ialah orang-orang yang sangat terkutuk ketika mereka tidak mengingatnya dan menyembah-Nya. dan mungkin saya lah. tapi sejujurnya saya mau berubah sumpah, cuma kenapa rasanya susah sekaliiiiiiiiiiiiiiii terlalu banyak godaan yang menghadang (sah!) haha tapi dalam proses kok, watch over me sajalah, tapi tanpa harus bilang watch over me, saya yakin Ia ada disana seperti sebelum-sebelumnya bahkan ketika saya tidak mengingatnya. Astagfirullah!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar