kamis, 4 oktober 2012.
hari yang paling gila yang perlu untuk di kenang, bukan karena indahnya tapi karena gilanya. bayangkan, di hari kamis itu ada 4 pelajaran yang kita lewati untuk seharinya, dan 3 dari itu adalah waktu ulangan. ini mengalahkan ulangan semester! negara-negara lain saja masih jauh pelajarannya tapi mereka tetap maju, justru sebenarnya itu adalah cara terbaik karena mereka tidak terpaksa untuk belajar, iya kan? indonesia saja yang terlalu memaksakan kehendak mereka.
um ini bukan saja menjadi hari bersejarah karena ulangannya tapi karena yaa ada dua hal lah. pertama itu, tentang kami. ini sudah berlangsung dari hari senin tidak bicara satu sama lain. risih sih iya lah, karena jadi terbatas gara-gara dia. bukan menyalahkan sih tapi yah begitulah mungkin. dan i don't know what to do. biarlah begini saja sampe capek, supaya di rasa juga susah sedihnya berteman.
dan satu hal terakhir. dari dulu kan memang minta-mintanya supaya hal ini terjadi supaya bisa kan. tapi jujur aaaah kayak mau jadi orang tuli seketika karena itu, kayak mau menangis. tapi mungkin saat ini hanya berkaca-kaca, tidak mau sampe ada orang yang tau tentang ini haha biarlah menenangkan diri sendiri saja dulu. mungkin yah yah sudah berlampu jalan yang akan di tempuh, Alhamdulillah sih. tapi rasanya tidak enak sekali, mendengar pembicaraan itu. bisa tidak lebih jauh sedikit dari saya kalo bercerita tentang itu? tapi yah kalian kan tidak tau apa-apa jadi saya tidak bisa menuntut apa-apa. terserahlaah, aah mau menangis rasanya sekarang kenapa juga sampe begini sekali. dan bicara soal kata-kata, saya orang yang gampang down dengan kata-kata orang, apa yang orang bilang itu mempengaruhi saya. kalo saran dari orang pasti itu, sudahlah lupakan saja, tapi mereka tidak tau. dan menangis sedikit tidak apalah. bukan karena masalah di atas tapi karena masalah lain yang tiba-tiba lewat. sekarang saya serasa mau pindah sekolah lagi kan, tapi ini bukan karena masalah tapi perasaan yang mau bawa saya ke tempat berbeda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar